Ipda Purnomo Beri Hadiah Umrah ke Argi Petugas KAI yang Nyaris Dipecat

Erlita Irmania
By -
0

Hadiah Umrah Gratis untuk Petugas KAI yang Nyaris Dipecat

Seorang petugas KAI, Argi Budiansyah, mendapat hadiah umrah gratis dari seorang polisi bernama Ipda Purnomo. Kejadian ini berawal dari keluhan seorang penumpang KRL bernama Anita Dewi yang kehilangan tumbler merek Tuku miliknya. Akibat dari kejadian tersebut, Argi nyaris dipecat dari pekerjaannya.

Ipda Purnomo, yang dikenal sebagai sosok polisi sekaligus konten kreator, memberikan hadiah umrah gratis kepada Argi sebagai bentuk apresiasi atas kejujuran dan integritasnya. Ia mengunggah informasi tentang hadiah tersebut melalui akun Instagram @purnomopolisibaik pada Jumat (28/11/2025). Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan harapan agar Argi dapat melakukan ibadah umrah di tanah suci.

Sosok Ipda Purnomo

Ipda Purnomo lahir pada tahun 1980 di Lamongan, Jawa Timur. Ia memiliki istri bernama Lilik Ika dan tiga orang anak. Sebagai anggota Polres Lamongan, ia bertugas di kampung halamannya sendiri setelah sebelumnya pernah ditugaskan ke Samarinda, Kalimantan Timur. Selain menjadi anggota kepolisian, Ipda Purnomo juga dikenal sebagai content creator dan influencer dengan jiwa sosial tinggi.

Ia memiliki akun Instagram dan TikTok bernama @Purnomo Polisi Baik yang kerap melakukan aksi sosial. Selain itu, ia juga memiliki yayasan bernama Yayasan Berkas Bersinar Abadi yang menangani pasien orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dari berbagai daerah.

Peristiwa Tumbler Hilang

Kasus tumbler hilang bermula saat Anita Dewi naik Commuter Line dari Stasiun Tanah Abang ke Rangkas Bitung pada pukul 19.00 WIB, Senin (24/11/2025). Saat turun, ia menyadari tumbler Tuku berwarna biru miliknya tertinggal di kereta. Ia kemudian membuat laporan kehilangan kepada petugas stasiun terdekat.

Petugas KAI Commuter yang melayani laporan tersebut segera menelusuri rangkaian kereta. Berkat laporan yang cepat, cooler bag milik Anita ditemukan di salah satu gerbong KRL khusus wanita. Petugas yang menemukan tas tersebut tidak hanya mengamankannya, tetapi juga langsung melakukan prosedur dokumentasi wajib.

Cooler Bag milik Anita ditemukan dan diterima oleh petugas bernama Argi. Ia membawa barang itu ke ruang Walka. Namun, ketika Anita mengambil tas itu, rupanya tumbler tersebut sudah tidak ada di dalamnya. Hal ini memicu perselisihan antara Anita dan Argi.

Penyelesaian Kasus

Setelah melalui proses mediasi, Argi dan Anita Dewi sepakat saling memaafkan satu sama lain. Mereka bertemu di kantor KAI Wisata di Stasiun Gondangdia, Jakarta, Kamis (27/11/2025), dan dimediasi langsung oleh perwakilan manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa Argi tetap bekerja menjadi karyawan KAI Group serta bagian dari garda terdepan pelayanan. Ia berharap melalui mediasi ini persepsi publik menjadi lebih selaras dan informasi yang beredar di media sosial dapat diluruskan.

Hadiah Umrah untuk Argi

Ipda Purnomo memberikan hadiah umrah gratis untuk Argi Budiansyah petugas KAI. Argi akan diberangkatkan umroh oleh Pak Purnomo Polisi Baik, bekerja sama dengan agen perjalanan Zam Zam Amanah, sebagai bentuk apresiasi atas kejujuran dan integritasnya.

Namun, Argi justru memberikan kesempatan hadiah umrah itu untuk ibunya saja yang berangkat. "Akhirnya bisa komunikasi dengan mas ARGI untuk memberikan hadiah umroh bersama Travel Zam zam Amanah. Namun beliau memilih untuk memberikan kesempatan berangkat umroh untuk ibu kandung nya," tulis Ipda Purnomo.

Dalam percakapan video call, Argi menyampaikan keinginannya agar ibu kandungnya yang berangkat. "Kalau boleh yang berangkatnya ibu Argi aja bapak," ujarnya. Ipda Purnomo merespons dengan senang hati, "Siap pak."

Kesimpulan

Kasus tumbler hilang yang menimpa Argi Budiansyah akhirnya berakhir dengan penyelesaian damai. Hadiah umrah gratis dari Ipda Purnomo menjadi bukti bahwa kebaikan dan kejujuran dapat dihargai. Semoga hadiah ini menjadi berkah bagi Argi dan keluarganya.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default