Putri Amanda Pimpin KADIN Kaltim, Dampak Proyek RDMP di Balikpapan

Erlita Irmania
By -
0
Putri Amanda Pimpin KADIN Kaltim, Dampak Proyek RDMP di Balikpapan

Berita Terkini di Kalimantan Timur: Dominasi Partai Gerindra, Pemimpin KADIN yang Muda, dan Dampak Proyek RDMP

Dalam 24 jam terakhir, berbagai peristiwa menarik di Kalimantan Timur menjadi sorotan utama. Mulai dari perubahan politik hingga proyek besar yang memengaruhi perekonomian daerah. Berikut tiga berita yang paling populer:

Partai Gerindra Semakin Kuat di Kalimantan Timur

Partai Gerindra semakin mengokohkan dominasinya di Kalimantan Timur, khususnya di jajaran eksekutif daerah. Salah satu contohnya adalah keputusan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, untuk bergabung dengan partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Pengumuman ini dilakukan saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Minggu (23/11/2025). Keputusan Aulia ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Gerindra di Bumi Etam.

Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji, menjelaskan bahwa keputusan para kepala daerah untuk bergabung merupakan inisiatif pribadi mereka. Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi bagian dari strategi partai.

Sejak bergabungnya Aulia Rahman, kini terdapat enam jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kaltim yang ditempati kader Gerindra. Mereka adalah Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, dan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pengamat politik Universitas Mulawarman, Jamal Amin, menyebut bahwa keputusan Gerindra untuk menerima kader baru merupakan persiapan dini menghadapi kontestasi politik mendatang. Menurutnya, partai harus segera melakukan konsolidasi setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2025 yang memisahkan pelaksanaan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah.

Putri Amanda Nurrahmadani Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua KADIN Kaltim

Putri Amanda Nurrahmadani, yang baru berusia 23 tahun, resmi terpilih sebagai Ketua KADIN Kaltim periode 2025–2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Kaltim ke-8 yang berlangsung di Hotel Mercure Samarinda, Jumat (28/11/2025) malam.

Proses pemilihan berjalan cepat setelah calon tunggal lainnya, Muhammad Ridwan, memutuskan mengundurkan diri sesaat sebelum pembacaan visi dan misi. Awalnya, dua nama muncul sebagai kandidat kuat, yaitu Putri Amanda Nurrahmadani dan Muhammad Ridwan.

Muhammad Ridwan sudah lebih dulu mendaftar sebagai calon ketua KADIN pada tanggal 26 November lalu dan dinyatakan lengkap secara administrasi. Sementara Putri Amanda Nurrahmadani baru mendaftarkan diri di detik-detik akhir pendaftaran.

Namun, dinamika forum berubah drastis ketika Ketua Sidang meminta forum untuk memberikan kesempatan Putri untuk melengkapi berkas di kemudian hari bila terpilih dan forum pun menyepakati. Di saat Ketua Caretaker, Muhammad Nasir, meminta Ridwan untuk menyampaikan visi misinya di depan forum, secara mengejutkan, alih-alih berpidato, Muhammad Ridwan memilih untuk menyatakan dukungan penuhnya kepada Putri Amanda.

Pernyataan Ridwan pun langsung mendapatkan respons tepuk tangan yang meriah dari forum. Pernyataan Ridwan pun disambut dengan penetapan Putri Amanda Nurrahmadani sebagai Ketua KADIN Kaltim yang baru secara aklamasi.

Dampak Proyek RDMP Pertamina Balikpapan terhadap Ekonomi dan Kehidupan Masyarakat

Kota Balikpapan kian merasakan denyut ekonomi dari proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yang berlangsung di kawasan kilang. Dengan nilai investasi fantastis mencapai USD 7,4 miliar atau sekitar Rp120 triliun, proyek strategis ini bukan hanya memperkuat infrastruktur energi, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi lokal.

VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, menyebut, selama puncak konstruksi, RDMP melibatkan hingga 24 ribu pekerja. Kehadiran ribuan pekerja ini meningkatkan perputaran uang di kota. Mulai dari belanja kebutuhan harian, transportasi, makan-minum, sampai akomodasi. Pelaku usaha lokal ikut kebagian berkah.

Menurutnya, multiplier effect proyek terlihat jelas di lapangan. Permintaan sektor kuliner meningkat, restoran ramai, hingga jasa catering kebanjiran order. Penginapan, hotel, kos, dan rumah sewa hampir tanpa kamar kosong. Usaha laundry semakin laris, sementara layanan transportasi – rental motor, mobil, bus, hingga angkutan kota – ikut bertransformasi.

Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, memberi apresiasi atas sinergi pemerintah kota dengan Pertamina dalam proyek ini. Ia menyebut bahwa proyek ini sangat penting untuk ketahanan energi nasional dan Alhamdulillah itu ditempatkan di Kilang Balikpapan.

Secara teknis, proyek sudah menorehkan sejumlah milestone penting. Salah satunya pengoperasian unit pemurnian LPG berkapasitas 43 ribu ton per tahun. Kini, pembangunan memasuki tahap pengoperasian awal unit RFCC Complex, yang diharapkan menjadi fondasi kontribusi ekonomi dan ketahanan energi jangka panjang.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default