
Berita Terkini di Kalimantan Timur
Dalam 24 jam terakhir hingga pagi ini, Kamis (27/11/2025), sejumlah berita populer mengenai peristiwa atau informasi terkini di kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur menjadi perhatian masyarakat. Berikut tiga berita paling populer yang menjadi fokus utama.
Penemuan Mayat Laki-laki di Kolong Rumah Warga
RH (47), Ketua RT 02 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, ditemukan meninggal dunia di kolong rumah warga Jalan Letjend Suprapto No.25 RT 02 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat pada Rabu (26/11/2025) dini hari. RH dilaporkan hilang sejak Minggu (23/11/2025) usai menunaikan shalat Isya di Masjid Al Ula.
Penemuan jasad Ketua RT ini membuat warga sekitar geger. Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, bersama Polresta Balikpapan dan BPBD Kota Balikpapan, segera melakukan pengamanan area sebelum Unit Inafis Polresta Balikpapan melaksanakan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Kompol Iwan Pamuji, membenarkan identitas korban. “Korban meninggal dunia yang ditemukan di bawah kolong rumah warga atas nama RH (47), merupakan Ketua RT 02 yang dikabarkan hilang sejak 23 November 2025 usai salat Isya di Masjid Al Ula,” jelasnya melalui keterangan tertulis.
Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Pada pemeriksaan luar, tidak ada tanda kekerasan. Namun didapatkan tanda mati lemas dan tanda pembusukan lanjut pada jenazah,” jelas dr. Heryadi Bawono Putro, Sp.FM, dari RSUD Kanujoso Djatiwibowo.
Pengakuan Aulia Rahim dalam Sidang Kasus Penembakan di THM Samarinda
Sidang kasus penembakan di depan Tempat Hiburan Malam (THM) Crown di Jalan Imam Bonjol, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih terus bergulir. Terdakwa Aulia Rahim alias Rohim bin Hanafi mengakui memiliki motif dendam atas kematian kakaknya, Yansyah, pada tahun 2021.
Rohim mengaku mencari informasi mengenai keberadaan Dedy Indrajit Putra sejak 2022. Ia mengetahui keberadaan korban melalui unggahan Instagram istri korban. Setelah mendapat informasi tersebut, Rohim bersama rekan-rekannya berkumpul di Kampung Padaelo dan menuju THM Crown.
Dalam kesaksiannya, Aulia juga menjelaskan asal-usul senjata api yang digunakan. Ia mengaku membeli senjata dari seseorang bernama Danang, anggota Kompi Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, dengan harga Rp15 juta. Senjata tersebut sempat ia gunakan untuk berjaga saat bekerja di tambang.
Catur Adi Prianto Bantah Terlibat di Kasus Narkoba
Eks Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi Prianto, membacakan pleidoi dalam sidang kasus narkotika di Lapas Balikpapan. Dalam pleidoi tersebut, terdakwa dan kuasa hukumnya menolak tuntutan hukuman mati dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Catur Adi menilai tuntutan mati JPU lemah dan tidak sesuai dengan fakta persidangan.
Catur Adi secara tegas membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya terkait keterlibatan dalam peredaran narkotika di Lapas Balikpapan. Menurutnya, kunjungan ke Lapas dilakukan dengan izin dan pengawasan petugas. Ia menilai dasar pembuktian JPU hanya bertumpu pada keterangan tunggal saksi Eko Setiawan tanpa dukungan rekaman, surat, atau saksi lain.
Selain itu, Catur juga membantah dalil "pergantian pohon" yang disampaikan oleh Penuntut Umum. Ia menjelaskan bahwa dalil tersebut runtuh oleh fakta adanya razia rutin yang dilakukan di Lapas dengan hasil yang nihil setelah kedatangannya.
Replik dan Vonis Sidang
Setelah pembacaan pleidoi selesai, sidang dilanjutkan dengan agenda replik dari Jaksa Penuntut Umum, Eka Rahayu. JPU meminta Majelis Hakim menolak seluruh pleidoi penasihat hukum dan tetap menyatakan terdakwa bersalah sesuai tuntutan, yakni hukuman mati.
Vonis akan dibacakan pada 28 November 2025. Majelis hakim membutuhkan waktu untuk bermusyawarah mempertimbangkan seluruh fakta, bukti, dan argumentasi yang disampaikan.